.
.
Ketika Orang Menyinggung Mantan dalam suatu obrolan, sementara mantan itu sebenarnya tidak lagi di inginkan kehadirannya, pasti rasanya eneg banget. Apa lagi kalau orangnya terlalu kepo bertanya; mengapa putus lah?, mau jadian kembali kah? dan banyak hal-hal yang tidak penting pun ikut di tanyakan.
Dalam suasana itu, terkadang keluar perasaan ingin marah. Bahkan menjadi enggan untuk bertemu dengan orang itu lagi. Tetapi, setelah direnungi ternyata perasaan itu sangat wajar dan memang tidak perlu ditanggapi dengan terlalu serius dan fokus. Ya, namanya juga orang, sipat ingin tahunya itu kadang terasa berlebih kalau tidak tepat sasaran dan tempatnya, tidak jarang berakhir dengan kericuhan.
Jangan takut mengatakan cinta
Namun, tidak boleh juga terlalu cuek dalam menyikapinya. Karena orang itu penting diberi penjelasan tentang status kita dengan sang mantan. Sebab kalau orang masih tidak paham dengan status kita, maka hal itu bisa menimbulkan kerugian bagi kitanya.
Seperti, ketika kita mencari pasangan yang baru, kemudian orang baru yang menjadi target asmara itu mendengar kabar hubungan kita dengan sang mantan dari orang yang tidak paham. Bisa jadi informasi yang sampai adalah informasi tentang sesuatu yang diluar fakta antara kita dengan sang mantan. Seperti menyatakan bahwa kita masih ada hubungan dengan mantan, maka sudah bisa ditebak, ketika kita nembak, pasti langsung di tangkis dengan setegas-tegasnya.Senyum Indahmu Semakin Merekah
Kalau sudah seperti itu, ya kita sendiri yang repot. Jadi pada intinya, ketika ada orang bertanya dan menyinggung nama sang mantan, maka beritahkanlah hal yang sesungguhnya supaya dia paham. Tapi jangan sampai merugikan sang mantan juga. Tetap saja, kendati sudah menjadi mantan, dia harus tetap mendapatkan pengahargaan dan perlindungan untuk nama baiknya.
Selain itu, ada hal positif yang bisa didapatkan sebagai hikmah kejelasan yang kita berikan. Siapa tahu bila seseorang sangat paham dan dia punya informasi mengenai orang lain yang lebih baik sebagai pengganti sang mantan, maka itu adalah peluang positif dan lebih dekat pada pengobat lara akibat luka asmara yang sempat menganga.
Kata kuncinya; sikapi segala sesuatu yang terjadi menimpa diri kita dengan sikap yang jujur tanpa harus melibatkan rasa terlalu mendalam dan tempatkan segalanya dalam porsi kewajaran.
EmoticonEmoticon